Sabtu, 03 September 2016

ANALISIS KEPUASAN ANTARA DETERGENT RINSO DAN ATTACK


ANALISIS KEPUASAN ANTARA DETERGENT RINSO DAN ATTACK


Rinso merupakan merek deterjen pertama yang ada di Indonesia. Akan tetapi, sebenarnya ini adalah merek yang paling lazim digunakan di Amerika Serikat, Inggris dan Australia sejak tahun 1918. Pada tahun 1970 setelah menyadari potensi pasar yang besar di Indonesia, perusahaan Unilever memposisikan Indonesia sebagai pangkalan Rinso. Hal ini terbukti merupakan langkah yang cerdas karena produk Rinso memang merupakan pemimpin di pasar deterjen Indonesia. Selain itu, PT. Unilever merupakan perusahan terbuka. Produk Rinso di produksi di pabrik PT. Unilever Indonesia Tbk, Cikarang, Bekasi. Di industri deterjen, produk Rinso sukses sebagai pemimpin pasar bukan berarti tidak diikuti oleh para pesaingnya. Kesuksesan Rinso tentunya menjadikan pabrikan lain terus mengembangkan produknya untuk dapat merebut pangsa pasar deterjen.[1] 
Meskipun Rinso adalah market leader dari produck detergent di Indonesia tapi itu bukan alasan saya untuk suka sama Rinso karena menurut saya pamor atau merk itu bukan hal yang sangat penting untuk kita jadikan landasan bahwa kita suka pada produk tersebut. Menurut saya kepuasan atau kenyamanan kita terhadap produk itu ketika kita sudah mencoba dan merasakan sendiri manfaat yang dihasilkan produk tersebut, memberikan sesuatu hal yang membuat kita puas contonya saja suatu detergent ketika detergent tersebut memberikan kelembutan pada tangan, mampu membersihkan pakaian dengan baik, baunya harum, atau bahkan harganya yang ekonomis bisa kita jadikan produk yang kita sukai, dan kita bisa passtion sama produk tersebut. Meskipun saya sendiri bukan orang yang sensitive dengan harga tetapi disini saya adalah konsumen yang mementingkan rasa nyaman yang saya rasakan ketika menggunakan produk, meskipun toh produk itu mahal atau bahkan murah merk terkenal ataupun bukan, itu bukan patokan buat saya. Bisa saja saya suka sama produk yang tidak terkenal bahkan murah tetapi sesuai dengan apa yang saya harapkan pasti saya suka dan menggunakan produk tersebut atau bahkan sebaliknya.
Sebelum saya bandingkan antara Rinso dan Attack, saya itu orangnya suka mencoba dan eksperiment hal yang baru, bisa disebut juga suka menjelajah produk, dari sekian banyak produk detergent di pasaran yang pernah saya coba mulai dari pruduck life cycle nya yang masih produk baru, perkembangan, kedewasaan sampai penurunan contohnya saja detergent Bukrim, Total, Daia, Surf, Soklin, Attack dan Rinso.saya pernah mencobanya dan saya juga sudah pernah merasakan resiko dari produck-produck tersebut seperti ketika saya memakai salah satu detergent di atas tangan saya menjadi mengelupas dan kering, terus ada juga yang kurang bersih ketika digunakan, ada lagi yang baunya tidak tahan lama atau bahkan baunya terlalu tajam itu adalah hal yang saya rasakan ketika saya dalam proses percobaan produk diatas.
Tetapi ada salah satu produck yang saya sukai dan saya bisa dibilang konsumen yang loyal kepada produk tersebut. Produck yang dapat memberikan sesuatu hal yang benar-benar saya inginkan dan sesuai dengan kebutuhan saya,  sebut saja produck yang saya suka adalah Attack, meskipun harganya juga sekelas Rinso yang merupakan market leader pasar detergent tetapi saya tetap loyal dengan Attack karna Attack lah yang dapat menjawab semua keluahan-keluahan saya. Ketika kwalitas yang diberikan attack sama seperti yang saya rasakan sekarang meskipun harganya naik saya akan tetap melilih Attack.




[1] http://rizky48.blogstudent.mb.ipb.ac.id/2012/09/14/Analisis PLC-strategi-manajemen-pemasaran-produk-rinso/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar